Pages

Wednesday, June 22, 2016

Tara Ketiga

seorang gadis mencuri, memakai, membuang hati
lekaslah pergi, separuh jalanmu takkan sirna
meski telah berlalu hantu masa lalu sekali lagi
kamu nelangsa

aku menghindarinya mba

mengapa?
dia cantik, baik, penyayang, tiada duanya
mungkin saja muda ialah kendala
tunggu sajalah, buah pasti masak pada waktunya

aku masih merusak diriku mba

mengapa?
apakah kamu lupa jika kamu tidak untuk disakiti?
rasakanlah desir darah ketakutanmu dan dia
teror terbesarmu

bukan hanya kamu, lukaku sepedih dirimu

peluk aku, aku butuh pelukan mba
kupeluk kamu

Tara

dekapan ini, peluh saling tertukar
bulirnya menghayati setiap inchi tubuh kita
getar nafasmu terasa di telinga

entah aku baik atau
entah
sabda apa mengharuskanku menyentuhmu

No comments:

Post a Comment