Pages

Wednesday, June 22, 2016

Tara Kedua

"kau berharga"
aku menunggu seseorang mengatakannya kepadaku

mengapa menunggu mba?
membuyarkanku, Tara lagi

puisi ini takkan berakhir
jika ceritaku tiada berujung
mba, aku mau pulang. hujan

iya hujan
membuyarkan obrolan kami
pulanglah
sepenggal kata, mengusirnya halus, sopan

mba, move on ya

apa itu? dua kata asing, terdengar nista
bertaruh diriku sendiri enggan mengilhami
seorang pria, tujuh kilometer dari tempat dudukku berdiam
kututurkan cerita tingkahnya kepada adik tingkat kesayanganku

ia masih kucintai
aku dikutuk waktu
sungguh

Tara, kau belum sepenuhnya mengerti
aku bersyukur kau pergi menerjang hujan
setidaknya ia menaungimu, tidak berhianat
Pengecut ini, percaya cerah kan mengganti

ia masih separuh jalan

No comments:

Post a Comment