Membaca sebuah kutipan dimana aku tersentuh. Adalah seorang pria sederhana, tidak kurang dan tidak lebih. Melawan dunia. Apakah ia akan menemukan kebahagiaan dirinya pada masa depan yang tak pasti? Celoteh yang kudengar darinya memang biasa saja. Jujur aku tak tahu dirinya karena kami terpaut jauh. Apa yang dia hadapi lebih rumit dari yang kukira. Akankah ia bertahan?
Dia sakit hati, kurasa. Saat dunia menghimpitnya, saat apa yang telah ia lakukan hanya dipandang sebelah mata.
Monday, March 24, 2014
Friday, March 21, 2014
Kembali ke Awal
210314 11:30 PM
Memiliki sesuatu yang menjaminmu aman bukanlah suatu hal yang menarik untuk hidupmu. Banyak orang mengatakan, menjadi orang normal biasa saja, memang mudah, namun bisa sangat membosankan, apalagi menjadi orang yang abnormal, sungguh susah. Aku adalah orang yang memilih pilihan kedua. Mudah bosan, mudah merasa muak, akhirnya tidak dapat bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan.
Memiliki sesuatu yang menjaminmu aman bukanlah suatu hal yang menarik untuk hidupmu. Banyak orang mengatakan, menjadi orang normal biasa saja, memang mudah, namun bisa sangat membosankan, apalagi menjadi orang yang abnormal, sungguh susah. Aku adalah orang yang memilih pilihan kedua. Mudah bosan, mudah merasa muak, akhirnya tidak dapat bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan.
Sunday, January 5, 2014
Still waiting for the uncertainty of you. How could I be so sure about that?
Watching you quietly from that distance. Believing you.
This
feeling is so unbearable, because you are untouchable…
I
know that you in love with another girl, but.
you know the way how I know you
Me, I mean… My heart know who you are.
But
you still don’t know me, didn’t you?
Sorrowfully but pretty.
Subscribe to:
Posts (Atom)